Selasa, 16 Januari 2018

Teori Kreativitas

Teori yang melandasi pengembangan kreativitas dapat di bedakan menjadi tiga (Munandar,2009) yaitu:
a. Teori Psikoanalisis
Pada umumnya teori-teori psikoalanisis melihat kreativitas sebagai hasil suatumasalah, yang biasanya mulai di masa anak. Pribadi kreatif dipandang sebagaiseseorang yang pernah mempunyai pengalaman traumatis, yang dihadapi dengan memungkinkan gagasan-gagasan yang disadari dan tidak disadari bercampur menjadi pemecahan movatif dari trauma. Tindakan kreatif mentransformasi keadaan piskis yang tidak sehat menjadi sehat.

Teori ini terdiri dari :
1). Teori FreudSigmund Freud (1956-1939) menjelaskan proses kreatif dari mekanisme pertahanan(defence mechanism).
Ia menjelaskan proses kreatif dari mekanisme pertahanan, yang merupakan upaya tak sadar untuk menghindari kesadaran mengenai ide-ide yang tidak menyenangkan atau yang tidak dapat diterima. 
Freudpercaya bahwa meskipun kebanyakan mekanisme pertahanan menghambat tindakan kreatif,mekanisme sublimsi justru merupakan penyebab utama kreativitas karena kebutuhan seksual tidak dapat dipenuhi, maka terjadi sublimasi dan merupakan awal imajinasi. Jenis mekanisme pertahanan antara lain, yaitu represi, konpensasi, sublimasi,rasionalisasi, identifikasi, introjeksi, regresi, proyeksi, pembentukan reaksi, pemindahan, kompartementalisasi.

2). Teori Ernt KrisTeori Ernt Kris (1900-1957) menjelaskan bahwa jika seseorang mampu
untuk “regress” ke kerangka berpikir atau pola perilaku seperti anak, rintangan antara alam pikiran sadar dan tidak sadar menjadi kurang, dan bahan yang tidak disadariyang sering mengandung benih kreativitas dapat menembus ke alam kesadaran. Teori ini mengatakan bahwa orang-orang kreatif adalah mereka yang paling mampu memanggil bahan-bahan dari alam pikiran tidak sadar. Sebagai orang dewasa kita tidak pernah seperti anak lagi. Orang kreatif tidak mengalami hambatan untuk bisa seperti anak dalam pemikiran mereka. Mereka dapat mempertahankan sikap bermain dengan masalah-masalah serius dalam kehidupan. Dengan demikian, mereka mampu melihat masalah-masalah dengan cara yang segar dan inovatif untuk “Regress in the service of the ego”.

 3). Teori Carl JungCarl Jung (1875-1967) percaya bahwa alam ketidak sadaran (ketidaksadaran kolektif) memainkan peranan yang sangat penting dalam pemunsulan kreativitas tingkat tinggi. Dari ketidaksadaran kolektif ini timbul penemuan, teori, seni dan karya-karya baru lainnya.



b. Teori Humanistik
Berbeda dari teori psikoanalisis, teori humanistik melihat kreativitas sebagai hasil dari kesehatan psikologis tingkat tinggi. Kreativitas dapat berkembang selama hidup, dan tidak terbatas pada lima tahun pertama.Teori Humanistik meliputi :

1). Teori Maslow 
Menurut Abraham Maslow (1908-1970) pendukung utama dari teorihumanistik, manusia naluri-naluri dasar yang menjadi nyata sebagai kebutuhan. Kebutuhan ini harus dipenuhi dalam urutan tertentu, kebutuhan primitif muncul pada saat lahir, dan kebutuhan tingkat tinggi berkembang sebagai proses pematangan. Proses perwujudan diri erat dengan kreativitas. Bila bebas dari neurosis, orang yang mewujudkan dirinya mampu memusatkan dirinya pada yang hakiki.

Hirarki Kebutuhan Menurut Maslow Jenis Kebutuhan Tingkat Kebutuhan
Kebutuhan faal yang diperlukan untukmempertahankan hidup seperti air, makanan, minuman, udara, zat asam.
Kebutuhan keamanan. Sebagai manusia, kita perlu merasa bebas dariancaman terhadap hidupkita, seperti kebutuhan akan keakraban,keteraturan, dan mempunyai rumah tempattinggal.
Kebutuhan akan belonging dan cinta. Semua orang ingin merasakan bahwa mereka tergolong pada sesuatu dan bahwa paling tidak satu orang mencintai/menyayanginya.
Kebutuhan akan penghargaan dan harga diri. Kita perlu merasa bahwa kita berharga danmampu, dan bahwa masyarakat menghargai sumbangan kita terhadapnya.
Kebutuhan aktualitas diri. Kebutuhan akan pengembangan dan perwujudan potensi kita sepenuhnya, termasuk imajinasi dan kreativitas.
Kebutuhan estetik. Kebutuhan untuk memberi sumbangan bermakna untuk kemanusiaan. Hasrat untuk memahami dunia sekeliling kita dan tujuan hidup. Kebutuhan ini berada pada tingkat sangat tinggi dan hanya sedikit orangyang mengalaminya (misalnya Albert Eistein).
Urutan dari hrarki kebutuhan ini jelas yaitu tidak ada yang dapat mewujudkan dirinya jika menderita karena kelaparan. Keempat kebutuhan pertama disebut kebutuhan “deficiency” karena mungkin dapat dipuaskan sampai tidak dirasakan sebagai kebutuhan lagi. Misalnya, jika kita lapar kita dapat makansepuasnya sehingga kebutuhan terpenuhi. Dua kebutuhan pada tingkat tinggi (aktualisasi dan estetik) disebut kebutuhan “being”, karena jika dipupuk kebutuhan itu menjadi semakin kuat, yang memperkaya keberadaan kita. Contohnya, belajar memahami dan menghargai desain meningkatkan hasrat untuk belajar lebih banyaktentang desain. Proses pewujudan diri erat kaitannya dengan kreativitas.

2). Teori RogersMenurut Carl Rogers (1902-1987) tiga kondisi pribadi yang kreatif adalah:
a). Keterbukaan terhadap pengalaman 
b). Kemampuan untuk menilai situasi dengan patokan pribadi seseorang(internal locus of evaluation).
c). Kemampuan untuk bereksperimen, untuk “bermain” dengan konsep-konsep.Setiap orang yang mempunyai ketiga ciri ini kesehatannya psikologinyasangat baik. Orang ini berfungsi sepenuhnya, menghasilkan karya-karya kreatif, dan hidup secara kreatif.

Ketiga ciri atau kondisi tersebut juga merupakan dorongan dari dalam untuk berkreasi (internalpress).

c.Teori Cziksentmihalyi
Ciri pertama yang memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah Predisposisigenetis (genetic predispotition). Contoh seorang yang sistem sensorisnya peka terhadap warna lebih mudah menjadi pelukis, peka terhadap nada lebih mudahmenjadi pemusik.

a.       Minat pada usia dini pada ranah tertentu: 
Minat menyebabkan seseorang terlibat secara mendalam terhadap ranah tertentu, sehingga mencapai kemahiran dan keunggulan kreativitas. 

b.      Akses terhadap suatu bidang: 
Adanya sarana dan prasarana serta adanya pembina/mentor dalam bidang yang diminati   sangat membantu pengembangan bakat.
  
c.       Access to a field: 
Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman sejawat + tokoh-tokoh penting dalam bidang yang digeluti, memperoleh informasi yang terakhir, mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan pakar-pakar dalam b idang yang diminati sangat penting untuk mendapatkan pengakuan + penghargaan dari orang-orang penting.    

Orang-orang kreatif ditandai adanya kemampuan mereka yang luar biasa untuk menyesuaikan diri terhadap hampir setiap situasi dan untuk melakukan apa yang perlu untuk mencapau tujuannya

1 komentar:

  1. Best Casino in St. Louis, MO - Mapyro
    Mapyro® Casino & 서산 출장안마 Hotel offers 남원 출장안마 a safe 남양주 출장샵 and secure location in St. Louis. 김포 출장마사지 Read reviews, compare reviews, and contact your 의왕 출장마사지 local newsroom today.

    BalasHapus