Rabu, 29 Juni 2016

Raih Emas di Kompetisi Matematika Internasional


Menyisihkan 324 peserta dari 44 negara, Mohammad Yasya Bahrul Ulum, mahasiswa Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil membawa pulang medali emas dalam International Mathematics Competition (IMC) for University Student 2014. Event tahunan, itu diselenggarakan di Blagoevgrad, Bulgaria pada 29 Juli-4Agustus 2014.

Dalam kompetisi itu juara pertama Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina bidang Matematika dan peserta lainnya diminta memecahkan masalah dalam bentuk essay. Dengan bidang kompetisi aljabar, geometri, dan kombinatorik.

Yasya menyebu, peserta diberikan lima soal yang di sajikan dalam bahasa inggris setiap hari dengan waktu pengerjaan selama dua hari “Setiap harinya diberikan alokasi waktu satu jam”, tutur Yasya, seperti dikutip dari ITS Onine.

Meski sempat minder, Yasya terus mengerjakan soal dengan usaha terbaiknya. Dia mengaku secara keseluruhan ada 3 soal yang belum bisa diselesaikan, “saya tidak bisa mengerjakan soal bagian kombinatorik” kenangnya.

Dengan perolehan itu Yasya berhasil unggul dari pesaing lain yang berasal dari perguruan tinggi ternama di dunia sepertiYale University AS, University of Gottingen Jerman, Moscow Institute of Physics san Technology Rusia, College University London, maupun Nanyang Technological University Singapura.

Dari keseluruhan lawan Israel adalah lawan terberat bagi Yasya. Perai first grand prize berasal dari Israel. Lima delegasinya meraih medali emas, sehingga berhasil meraih juara umum, ungkap Yasya.
Atas prestasi tersebut, Yasya dianugrahi beasiswa Olimpiade Sains Internasional (OSI) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Beasiswa tersebut akan menanggung semua biaya kuliah hingga studi doctoral diseluruh perguruan tinggi didunia.

Untuk rencana studi magister jurusan Matematika saya di ITB baru keluar negeri, urai alumnus SMAN Sragen Billingual Boarding School (SBBS) Gemolong itu.

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar